Sign of Active Listening

Mendengarkan aktif melibatkan mendengarkan dengan semua indra. Serta memberikan perhatian penuh kepada pembicara, penting bahwa ‘pendengar aktif’ juga ‘terlihat’ untuk mendengarkan – jika tidak, pembicara dapat menyimpulkan bahwa apa yang mereka bicarakan tidak menarik bagi pendengar.
Minat dapat disampaikan kepada pembicara dengan menggunakan pesan verbal dan non-verbal seperti mempertahankan kontak mata, menganggukkan kepala dan tersenyum, setuju dengan mengatakan ‘Ya’ atau hanya ‘Mmm hmm’ untuk mendorong mereka untuk melanjutkan. Dengan memberikan ‘umpan balik’ ini, orang yang berbicara biasanya akan merasa lebih nyaman dan karenanya berkomunikasi lebih mudah, terbuka dan jujur.

SMILE

Senyum kecil dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa pendengar memperhatikan apa yang dikatakan atau sebagai cara untuk menyetujui atau merasa bahagia dengan pesan yang diterima. Dikombinasikan dengan anggukan kepala, senyum bisa sangat kuat dalam menegaskan bahwa pesan sedang didengarkan dan dipahami.

EYE CONTACT

Hal yang biasa dan biasanya mendorong pendengar untuk melihat pembicara. Kontak mata bagaimanapun bisa mengintimidasi, terutama untuk pembicara yang lebih pemalu – mengukur berapa banyak kontak mata yang sesuai untuk situasi tertentu. Kombinasikan kontak mata dengan senyuman dan pesan non-verbal lainnya untuk mendorong pembicara.

POSTURE

Postur dapat memberi tahu banyak tentang pengirim dan penerima dalam interaksi interpersonal. Pendengar yang penuh perhatian cenderung sedikit condong ke depan atau ke samping sambil duduk. Tanda-tanda lain dari pendengaran aktif mungkin termasuk sedikit miring kepala atau meletakkan kepala di satu tangan.

MIRRORING

Refleksi / cerminan otomatis setiap ekspresi wajah yang digunakan oleh pembicara bisa menjadi tanda mendengarkan penuh perhatian. Ungkapan reflektif ini dapat membantu menunjukkan simpati dan empati dalam situasi emosional. Mencoba untuk secara sadar meniru ekspresi wajah (yaitu bukan ekspresi ungkapan otomatis) dapat menjadi tanda ketidakpedulian.

DISTRACTION

Pendengar yang aktif tidak akan terganggu dan karena itu akan menahan diri untuk tidak gelisah, melihat jam atau jam tangan, mencoret-coret, bermain dengan rambut mereka atau memetik kuku mereka.

POSITIVE REINFORCEMENT

Meski memiliki sinyal perhatian yang kuat, kehati-hatian harus digunakan saat menggunakan penguatan verbal positif. Meskipun beberapa kata positif dapat bermanfaat bagi pembicara, pendengar harus menggunakannya secara hemat sehingga tidak mengalihkan perhatian dari apa yang dikatakan atau memberi penekanan yang tidak perlu pada bagian pesan. Penggunaan kata dan frase yang sering, seperti: ‘sangat baik’, ‘ya’ atau ‘memang’ bisa menjadi iritasi bagi pembicara. Biasanya lebih baik untuk menjelaskan mengapa Anda setuju dengan poin tertentu.

REMEMBERING

Pikiran manusia sangat buruk dalam mengingat detail, terutama untuk waktu yang lama. Namun, mengingat beberapa poin penting, atau bahkan nama pembicara, dapat membantu untuk memperkuat bahwa pesan yang dikirim telah diterima dan dipahami – dgn kata lain mendengarkan telah berhasil. Mengingat detail, gagasan dan konsep dari percakapan sebelumnya membuktikan bahwa perhatian dipelihara dan cenderung mendorong pembicara untuk melanjutkan. Selama waktu yang lebih lama, mungkin tepat untuk membuat catatan yang sangat singkat untuk dijadikan ingatan saat mempertanyakan atau mengklarifikasi nanti.

QUESTIONING

Pendengar dapat menunjukkan bahwa mereka telah memperhatikan dengan mengajukan pertanyaan yang relevan dan / atau membuat pernyataan yang membangun atau membantu untuk mengklarifikasi apa yang pembicara katakan. Dengan mengajukan pertanyaan yang relevan, pendengar juga membantu untuk memperkuat minat mereka terhadap apa yang telah dikatakan oleh pembicara.

REFLECTION

Merefleksikan mengulang dengan cermat atau menguraikan apa yang dikatakan pembicara untuk menunjukkan pemahaman. Refleksi adalah keterampilan yang ampuh yang bisa memperkuat pesan pembicara dan menunjukkan pengertian.

CLARIFICATION

Mengklarifikasi melibatkan pertanyaan dari pembicara untuk memastikan bahwa pesan yang benar telah diterima. Klarifikasi biasanya melibatkan penggunaan pertanyaan terbuka yang memungkinkan pembicara untuk memperluas poin-poin tertentu jika diperlukan.

SUMMARISATION

Mengulangi ringkasan dari apa yang telah dikatakan kembali kepada pembicara adalah teknik yang digunakan oleh pendengar untuk mengulangi apa yang telah dikatakan dengan kata-kata mereka sendiri. Meringkas melibatkan mengambil poin utama dari pesan yang diterima dan mengulangi mereka dengan cara yang logis dan jelas, memberi kesempatan kepada pembicara untuk memperbaiki jika diperlukan

 

About

View all posts by

Leave a Reply